Senin, 19 Maret 2012

KISAH SINGKAT INDAHNYA “KAMU” DALAM HIDUPKU

Dinginnya malam hembuskan berjuta rasa dalam angan. Senantiasa uraian kenangan menggelayuti dinding-dinding hati. Terkadang sebuah penyesalan hinggap dalam jiwa,seiring berjalannya waktu penyesalan itu pun hilang. Cinta,ya memang cinta lah yang membuat aku merasa menyesal. Siapa yang tak kenal dengan perasaan yang satu ini,perasaan yang memang sudah Allah takdirkan bagi semua insan untuk memilikinya.
Cinta tidak selalu identik dengan kebahagiaan,sesekali air mata bisa datang membayang.
Kisah cintaku layaknya sungai mendamba samudra …


Hampir satu bulan ini aku merasakan suatu perasaan yang tak biasa. Perasaan yang sebelumnya memang pernah hinggap dalam jiwaku. Setiap hariku,nampaknya seseorang selalu menguar senyumnya ke dalam celah lubang hati ini. Lubang hitam yang pernah seseorang goreskan. Semenjak aku bertemu denganmu semua lubang hitam itu seperti hilang,sirna dan tak membekas. Di sana lah aku dapat memahami arti hadirmu yang mampu menjadi pundi-pundi udara bagi hidupku.
Dalam kamus hidupku,makna senyummu itu bagaikan lengkungan bulan sabit di kala malam yang gelap. Seperti pada gelapnya hidupku,kau selalu teranginya dan kau buat semua kegelapan itu nampak begitu indah. Kau mampu hapuskan segala rasa kekecewaan yang ada,kau mampu membendung air mata yang hampir jatuh ini. Kau pun dapat menyekanya dengan tatapan mata indahmu.
Mungkin sebagian orang akan menyangka ungkapan kata-kata ini hanyalah untuk mencari sensasi semata,atau pun mereka bisa menganggap untaian kata-kata ini terlalu berlebihan. Tetapi memang beginilah adanya,ku curahkan segala perasaan ku hanya pada catatan ini. Aku tak peduli orang akan berkata apa namun,inilah bukti bahwa benar adanya hadirmu mampu menghiasi hari-hariku.

NAMUN … Di sisi lain aku merasa sedih,kecewa yang begitu mendalam. Seseorang yang sudah aku anggap sebagai teman yang baik tak inginkan aku merasakan bahagia. Bukan maksudku menilai dia seenaknya,bukan maksudku menuduhnya begitu tapi,aku mampu melihat dari semua perkataan dan kelakuannya. Jika memang benar adanya dia tak inginkan aku bahagia,tolong aku mohon ungkapkan saja. Tak usah disembunyikan. MUNGKIN INI LAH SAATNYA AKU MENJALANI PROSES PENDEWASAN DIRI. Apa harus aku relakan kamu demi dia? Akankah aku terpuruk hanya gara-gara semacam ini? KINI aku bukanlah seorang gadis yang lemah lagi,tak ada gunanya aku meneteskan air mata ini. Seperti apa yang teman sekelasku bilang “SIMPAN AIR MATAMU HANYA UNTUK KEBAHAGIAAN KELAK,JANGAN KAMU BUANG SECARA PERCUMA SEMUA AIR MATA ITU HANYA KARENA KETERPURUKAN SEMATA”
Kata-kata itu akan selalu terngiang di telingaku.
Namun rasa suka itu tak bisa dipendam seperti yang dikatakan sahabatku. Haruskah sampai MATI aku pendam semua perasaan suka ini ? AKU HARUS BAGAIMANA?
Well,AKU YANG AKAN MENGALAH. Mungkin inilah saatnya aku untuk bersikap dewasa,mengambil keputusan yang akan ku tanggung sendiri resikonya. KALI INI TERSERAH jika memang dia ingin memusuhiku untuk yang kesekian kalinya,aku akan tetap sabar menyikapinya. Belum tentu kan kalau cinta itu harus selalu memiliki? SEMOGA DIA DAPAT BAHAGIAKAN KAMU. AKU YAKIN ADA MAKNA DIBALIK SEMUA PERISTIWA. Dan maafkan aku yang sudah terlanjur kecewa.


           Tertanda                     

 ORANG YANG TERSAKITI   

»»  Baca selengkapnya...